Lifestyle

Pemerintah Didesak Perluas Kebijakan Vaksinasi Cacar Monyet

Pemerintah Didesak Perluas Kebijakan Vaksinasi Cacar Monyet

MILEZONE.ID – Jumlah kasus cacar monyet (menkeypox) di Indonesia per Rabu (25/10/2023) mengalami peningkatan menjadi 15 kasus.

Hal ini harus diantisipasi dengan perluasan kebijakan vaksinasi terhadap mereka yang berisiko tinggi. Hal itu disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher.

Dia menyebutkan, ditemukannya kasus monkeypox harus ditindaklanjuti dengan perluasan kebijakan vaksinasi hingga ke wilayah sekitarnya, seperti Banten dan Jawa Barat (Jabar), terutama terhadap mereka yang berisiko tinggi.

Diketahui, penyakit cacar monyet memiliki gejala sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot dan munculnya lesi cacar berupa benjolan berisi air atau nanah di seluruh tubuh.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kata Netty, harus menjadikan daerah seputar Jakarta sebagai prioritas surveilans dan vaksinasi agar penyakit tersebut bisa dilokalisir.

“Daerah-daerah tersebut memiliki jarak dan akses yang berdekatan dengan Jakarta. Mobilitas penduduk antar daerah tersebut juga terbilang tinggi,” ujar Netty dalam keterangannya, dikutip Kamis (26/10/2023).

Dia juga meminta Kemenkes agar mengencarkan sosialisasi kepada mereka yang disebut sebagai orang yang berisiko tinggi terkena monkeypox, seperti pelaku hubungan biseksual.

“Sebagaian besar pasien tersebut adalah orang dengan orientasi seksual sesama jenis dan orang dengan infeksi HIV/AIDS,” imbuhnya.

Menurut Netty, masyarakat harus mendapatkan edukasi seputar penyakit ini dan bahaya melakukan hubungan seksual berisiko. “Maupun cara menjauhi perbuatan yang bisa membuat tertular monkeypox,” tukas Netty.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *