Hardnews

Pramono Anung Siapkan Lokasi Pengelolaan Sampah Raksasa di Banten Seluas 40 Hektare

Jakarta,Milezone.id -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat upaya penanganan persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di ibu kota. Salah satu langkah strategis yang tengah dipersiapkan adalah pengembangan kawasan pengelolaan sampah berskala besar di Ciangir, Banten, dengan luas mencapai 40 hektare.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meninjau RW 07, kawasan percontohan pengelolaan lingkungan di Kelurahan Joglo, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (11/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Pramono menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat rumah tangga hingga fasilitas pengolahan berskala besar.

Menurut Pramono, pembangunan fasilitas pengelolaan sampah di Ciangir merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan kapasitas pengolahan sampah yang dihasilkan warga Jakarta setiap hari.

“Pemerintah DKI Jakarta akan mengembangkan tentunya dalam skala yang besar di Ciangir, Banten. Luas areanya 40 hektar. Dan itulah yang kemudian mudah-mudahan akan bisa membuat penanganan sampah di Jakarta menjadi lebih baik,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Proyek tersebut diharapkan mampu menjadi salah satu solusi konkret dalam menghadapi volume sampah Jakarta yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi di wilayah metropolitan.

Dengan adanya fasilitas baru yang lebih modern dan berkapasitas besar, proses pengolahan sampah dapat dilakukan secara lebih efektif sehingga dampak lingkungan dapat ditekan.

Dalam kesempatan yang sama, Pramono juga mengapresiasi peran aktif masyarakat RW 07 Joglo yang dinilai berhasil menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga. Kawasan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.

RW 07 Joglo dikenal sebagai wilayah yang aktif menjalankan berbagai program kebersihan dan pengelolaan sampah. Mulai dari pemilahan sampah rumah tangga, pemanfaatan bank sampah, hingga berbagai kegiatan penghijauan yang melibatkan warga secara langsung. Model seperti ini dinilai penting untuk terus diperluas ke wilayah lain di Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta saat ini juga terus mendorong berbagai program pengurangan sampah melalui edukasi masyarakat, pengembangan teknologi pengolahan sampah, serta peningkatan fasilitas pendukung di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari komitmen menciptakan Jakarta yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Dengan rencana pengembangan kawasan pengelolaan sampah seluas 40 hektare di Ciangir, Banten, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menghadirkan sistem penanganan sampah yang lebih terintegrasi. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya mampu mengurangi beban pengelolaan sampah ibu kota, tetapi juga menjadi fondasi penting menuju pengelolaan lingkungan yang modern dan ramah lingkungan di masa depan.(Khairul)

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *