Lifestyle

Waspada! Minum Terlalu Banyak atau Sedikit Sama Bahayanya, Bisa Mengancam Jiwa

Minum Terlalu Banyak atau Sedikit Sama Bahayanya

MILEZONE.ID – Air di dalam tubuh memiliki fungsi penting di antaranya membawa nutrisi dan oksigen ke dalam sel-sel tubuh, mengatur suhu tubuh, membantu proses pencernaan dan masih banyak lainnya.

Namun, meminum terlalu banyak air dalam waktu singkat pada saat tubuh merasa dehidrasi ternyata juga bisa membahayakan bagi tubuh bahkan mengancam jiwa.

Konsultan Penyakit Dalam Rumah Sakit Fortis Escorts Faridabad, dr. Anurag Aggarwal mengungkapkan, keracunan air dan dehidrasi adalah kondisi yang timbul dari ketidakseimbangan tingkat cairan, dan memahami efeknya sangat penting untuk menjaga kesejahteraan.

Keracunan air, juga dikenal sebagai overhidrasi, terjadi ketika seseorang mengonsumsi air dalam jumlah berlebihan, menyebabkan pengenceran elektrolit esensial dalam aliran darah. Ketidakseimbangan akibat minum terlalu banyak air menggangu keseimbangan halus yang mengakibatkan berbagai efek buruk.

Minum Terlalu Banyak atau Sedikit Sama Bahayanya
Ilustrasi. Dehidrasi dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti keringat berlebih, diare, muntah, atau asupan cairan yang tidak memadai. (Foto: Pxfuel)

Gejala ringan overhidrasi termasuk sakit kepala, mual, dan kebingungan, yang dapat meningkat menjadi lebih parah seperti muntah, kejang, bahkan koma dalam kasus yang ekstrim. Aggarwal menambahkan, ketidakseimbangan elektrolit kritis yang terjadi dengan cepat akan mengancam jiwa.

Ketika kadar elektrolit menjadi sangat rendah, hal itu dapat menyebabkan kegagalan organ dan pembengkakan otak, yang mengakibatkan koma, dan akhirnya menyebabkan kematian. Sebaliknya, dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang dibutuhkan, menyebabkan kekurangan air untuk mendukung fungsi tubuh yang normal.

“Dehidrasi dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti keringat berlebih, diare, muntah, atau asupan cairan yang tidak memadai. Gejala awal dehidrasi meliputi rasa haus, mulut kering, pusing, dan kelelahan, yang dapat berkembang menjadi komplikasi parah, termasuk kegagalan organ, jika tidak ditangani,” ujar Aggarwal, seperti dilaporkan Hindustan Times, Minggu (6/8/2023).

Lebih lanjut, ungkap dia, dehidrasi parah dapat menyebabkan keseimbangan elektrolit, gagal ginjal, dan komplikasi yang mengancam jiwa lainnya. Kondisi ini menimbulkan risiko yang signifikan, terutama untuk populasi yang rentan seperti bayi, orang tua, dan individu dengan penyakit kronis.

Minum Terlalu Banyak atau Sedikit Sama Bahayanya
Ilustrasi. Keracunan air dan dehidrasi adalah kondisi yang timbul dari ketidakseimbangan tingkat cairan. (Foto: Everyday Health)

Aggarwal menyarankan untuk memperhatikan sinyal tubuh dan pastikan pendekatan hidrasi yang seimbang. Hindari asupan air yang berlebihan, terutama selama aktivitas fisik yang intens, dan tetap terhidrasi tanpa berlebihan.

Jika tubuh menunjukkan gejala keracunan air atau dehidrasi yang parah, segera mendapatkan bantuan medis karena intervensi yang tepat waktu dapat mencegah komplikasi yang mengancam jiwa.

“Jika tubuh menunjukkan gejala keracunan air atau dehidrasi yang parah, segera dapatkan bantuan medis, karena intervensi yang tepat waktu dapat mencegah komplikasi yang mengancam jiwa. Ingat,kesadaran adalah kunci untuk menjaga keseimbangan alami tubuh dan memastikan hidup lebih sehat,” tukas Aggarwal.

 

Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *