Pop Culture

Viral! Minum Air dengan Boraks Ngetren di TikTok, Begini Kata Ahli

Minum Air dengan Boraks Ngetren di TikTok

MILEZONE.ID – Kabar mengenai penambahan boraks ke dalam air minum menjadi viral di platform TikTok.

Tren ini mengklaim jika boraks bisa mengatasi peradangan maupun meredakan nyeri sendi. Para ahli menegaskan mengonsumsi boraks berbahaya dan bisa membunuh.

Boraks merupakan zat tepung yang ditemukan dalam deterjen dan dijual sebagai produk pembersih.

Sementara asam borat, formulasi lain dari senyawa boron yang sama, juga digunakan sebagai pestisida untuk membunuh semut dan kecoa maupun serangga lainnya.

Minum Air dengan Boraks Ngetren di TikTok
Ilustrasi. Penggunaan boraks dalam jangka panjang dapat menyebabkan anemia dan kejang. (Foto: Istimewa)

Boraks telah dilarang dalam produk makanan di Amerika Serikat (AS), namun beberapa orang di TikTok secara keliru merekomendasikan penggunaan boraks sebagai cara mengurangi peradangan dan mengatasi nyeri sendi.

Padahal, pusat kendali racun memperingatkan jika menelan boraks dapat menyebabkan iritasi lambung. Sedangkan informasi salah lainnya yakni berendam dalam boraks di bak mandi dapat membantu mendetoksifikasi tubuh.

Para ahli medis menyebutkan, boraks dapat menyebabkan iritasi lambung dan berpotensi menyebabkan muntah berwarna biru kehijauan atau diare jika tertelan.

Penggunaan boraks dalam jangka panjang dapat menyebabkan anemia dan kejang.

Selain itu, berendam dalam boraks dapat menyebabkan ruam pada kulit yang membuatnya tampak merah muda seperti lobster rebus dan bahkan mengalami pengelupasan kulit.

“Tidak ada yang benar-benar mendukung penggunaan boraks pada manusia untuk mengatasi peradangan atau mengurangi stres oksidatif atau sejenisnya,” kata Dr. Kelly Johnson-Arbor, seorang dokter toksikologi dari National Capital Poison Center di AS kepada NBC News, seperti dilansir dari United Press Internasional (UPI), Minggu (23/7/2023).

Minum Air dengan Boraks Ngetren di TikTok
Ilustrasi. Boraks merupakan zat tepung yang ditemukan dalam deterjen dan dijual sebagai produk pembersih. (Foto: Chemicalinterest/Wikimedia Commons/UPI)

Beberapa tren kesehatan di media sosial sering kali berasal dari salah tafsir penelitian ilmiah. Terutama dalam kasus boraks.

Beberapa pembuat konten di TikTok mengutip klaim seorang peneliti jika boron adalah nutrisi penting bagi kesehatan tulang dan persendian, namun klaim ini tidak dapat dibuktikan secara ilmiah.

“Misinformasi kesehatan di media sosial seringkali berkaitan dengan tema-tema tertentu, dan penting bagi masyarakat untuk berhati-hati dan mengutip informasi kesehatan dari sumber yang terpercaya dan berdasarkan penelitian ilmiah yang valid,” tukas Johnson-Arbor.

 

Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *