Jakarta,Milezone.id – Seorang pria berinisial NFD (43) ditemukan meninggal dunia setelah terjun ke aliran Kali Banjir Kanal Timur (BKT), kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (29/4/2026) pagi. Korban ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian selama beberapa jam sejak laporan kejadian diterima.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Bidara Marunda, tepatnya di tikungan dekat jembatan BKT. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban yang tengah mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara diduga kehilangan kendali saat melintasi tikungan, hingga akhirnya kendaraan yang dikendarainya masuk ke dalam kali.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya memberikan pertolongan. Bahkan, ada saksi yang turun langsung ke aliran kali untuk mencari korban. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil pada awal kejadian.
“Motor korban berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi jatuh, tapi orangnya tidak terlihat,” ujar salah satu saksi mata.
Mendapat laporan dari warga, aparat kepolisian bersama petugas pemadam kebakaran dan tim dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya segera melakukan pencarian di sekitar lokasi. Proses pencarian dilakukan dengan menyisir aliran kali serta titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban terbawa arus.
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, menjelaskan bahwa pencarian berlangsung cukup intensif selama kurang lebih tiga jam. Hingga akhirnya, sekitar pukul 11.15 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
“Korban ditemukan oleh tim gabungan setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” ujar AKP Bobi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk autopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa penanganan kasus ini berada di bawah kewenangan Direktorat Polairud Polda Metro Jaya. Sementara itu, penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan faktor penyebab kecelakaan.
Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut menjadi pemicu insiden yang menyebabkan korban kehilangan kendali saat berkendara.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat berkendara, khususnya di jalur yang berdekatan dengan perairan maupun memiliki tingkat risiko tinggi seperti tikungan tajam. Pengendara juga diingatkan untuk memastikan kondisi fisik tetap prima demi keselamatan di jalan.(Khairul)






