Jakarta,Milezone.id – Polsek Pademangan mengamankan dua pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu saat menggelar Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) disertai operasi razia stasioner di wilayah Pademangan, Jakarta Utara, Jumat dini hari (29/5/2026).
Kedua pelaku berinisial SK (36) dan DR (30). Dari tangan keduanya, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 5,35 gram. Usai diamankan, keduanya langsung dibawa ke Mapolsek Pademangan untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.
Kegiatan patroli dan razia tersebut dipimpin Panit Reskrim Polsek Pademangan, IPDA Bagus Puji Indarto, SH, dengan melibatkan 13 personel Polsek Pademangan. Operasi dimulai sekitar pukul 00.05 WIB sebagai upaya mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus mendukung Program “Jaga Lingkungan”.
“Patroli KRYD dan razia stasioner ini merupakan langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas, tawuran, balap liar, serta penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polsek Pademangan,” ujar IPDA Bagus Puji Indarto.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli rutin di sejumlah titik rawan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar ikut menjaga keamanan lingkungan, termasuk menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan dan segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” tambahnya.
Dalam patroli tersebut, petugas menyisir sejumlah lokasi yang dianggap rawan gangguan keamanan, di antaranya kawasan Jembatan Goyang Jalan RE Martadinata, Perlintasan KRL Pasar Nalo, Perempatan Alexis, Jalan Lodan Raya, hingga Jalan RE Martadinata, Kelurahan Pademangan Barat.
Selain patroli mobile, personel juga melakukan patroli jalan kaki di area permukiman warga dan melaksanakan strong point di titik yang kerap dijadikan lokasi berkumpul remaja, tawuran, balap liar, hingga aksi street crime.
Sementara operasi razia stasioner dipusatkan di depan Stasiun Ancol, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, dengan sasaran pelaku begal, kejahatan C3, dan penyalahgunaan narkotika.
Selama kegiatan berlangsung, situasi wilayah terpantau aman, tertib, dan kondusif.(Khairul)






