Hardnews

Polres Metro Jakarta Utara Berikan Trauma Healing kepada Murid SD Korban Tabrakan Mobil MBG

Jakarta,Milezone.id – Kepolisian Resort Metro Jakarta Utara memberikan pendampingan trauma healing kepada para murid SD Negeri Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, yang menjadi korban tabrakan mobil MBG. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan kondisi psikologis siswa pascakecelakaan.

 

Jumat 12/12/2025,Sehari paska insiden pilu tersebut,Petugas kepolisian menyambangi langsung rumah para murid yang telah dipulangkan dari rumah sakit dan diizinkan menjalani perawatan jalan. Pendampingan dilakukan secara door to door guna memastikan kondisi mental anak-anak tetap terjaga.

 

Wakil Kepala Polres Metro Jakarta Utara, AKBP James Hutajulu, turut mendatangi rumah salah satu korban bernama Hafiz Adi (10), warga Jalan Kalibaru RT 005 RW 03, Cilincing, Jakarta Utara. Kedatangan tim trauma healing tersebut disambut oleh Hafiz yang didampingi kedua orang tuanya.

 

Ayah korban, Pitra, mengapresiasi langkah kepolisian yang dinilainya sangat membantu pemulihan kondisi psikis anaknya. Menurutnya, perhatian dan dukungan moril yang diberikan membuat keluarga merasa lebih tenang setelah peristiwa tersebut.

 

“Dengan adanya trauma healing ini, kami merasa diperhatikan. Anak juga perlahan mulai lebih tenang,” ujar Pitra.

 

Hafiz yang merupakan murid kelas tiga SD mengalami luka di bagian punggung dan kaki akibat insiden tersebut. Saat kejadian, Hafiz diketahui sempat terperosok ke bawah kolong mobil.

 

Sementara itu, AKBP James Hutajulu menjelaskan bahwa Polres Metro Jakarta Utara mengerahkan tiga tim trauma healing untuk mendatangi sepuluh siswa korban kecelakaan yang telah diperbolehkan rawat jalan.

 

“Upaya ini kami lakukan untuk menghilangkan trauma mendalam yang dialami para siswa akibat kecelakaan tersebut,” kata James.

 

Tidak hanya fokus pada pendampingan psikologis, pihak kepolisian juga melakukan pemulihan fisik lingkungan sekolah. Perbaikan meliputi pengecatan ulang lapangan serta perbaikan pagar sekolah agar memberikan suasana baru bagi siswa saat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.

 

AKBP James menegaskan, perbaikan lingkungan sekolah ini dilakukan agar para murid tidak lagi teringat pada peristiwa nahas yang mereka alami.

 

Langkah trauma healing dan pemulihan lingkungan sekolah ini diharapkan mampu membantu para siswa kembali beraktivitas dan belajar dengan lebih tenang pascakecelakaan(Khairul).

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *