Jakarta,Milezone.id-Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara,telah mengamankan MR(16),pelaku pembunuhan dan pemerkosa VI(12) yang jasadnya di temukan tewas mengenaskan dalam sebuah kontrakan di kampung sepatan,Cilincing Jakarta utara,pada senin malam(13/10/2025)
Kapolres Metro Jakarta utara,Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz,mengucapkan turut berduka cita dan perihatin adanya korban anak di bawah umur yang dibunuh oleh tetangganya yang juga masih anak, pelakunya anak berhadapan dengan hukum.
Polres Metro Jakarta Utara perihatin dan berduka adanya korban anak di bawah umur yang dibunuh oleh tetangganya yang juga masih anak, pelakunya anak berhadapan dengan hukum,” kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Erick Frendiz, saat dikonfirmasi di Kelapa Gading Jakarta Utara,Selasa (14/10/2025)
Saat ini motif kasus ini,masih dalam pemeriksaan dan pendalaman penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Jakarta Utara.
“Secara singkat masih kita dalami, masih proses pemeriksaan untuk penetapan tersangka. Dari BAP awal pelaku yang merupakan pria berusia 16 tahun yang sudah putus sekolah,” kata Erick.
Erick menjelaskan, Pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara menjerat kabel handpone ke leher, membekap mulutnya sampai habis napas, kemudian melakukan hal tak terpuji terhadap alat vital dari korban,” ungkapnya.
Korban sebelumnya korban telah mendapat kekerasan seksual oleh pelaku MR (16).
“Ada kekerasan seksual juga, diawali dengan pembunuhan selanjutnya kekerasan seksual” jelas Erick.
Kata Erick, Modusnya yang pasti sendiri, mengajak anak ini ke rumahnya dan di dalam kamar dilakukan seperti itu.
Di Lokasi tempat kejadian perkara,polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti diantarannya kabel carger dan bantal yang digunakan pelaku untuk menjerat leher dan membekap mulut korban hingga korban kehabisan napas dan meninggal dunia.
“Pastinya baju, visum awal, keterangan saksi, dan kabel-kabel, ada bantal dan pakaian dari korban”,kata erick.
Untuk mengungkap kasus ini, Polisi mengumpulkan saksi 3 hingga 4 orang, Diantaranya tetangga sekitar, teman bermain korban dan orang tua korban.
Jasad korban VI saat ini sedang dilakukan pemeriksaan dan autopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati,Jakarta Timur,untuk pemeriksaan lebih lanjut.






