Teknologi

CEO OpenAI Jajaki Samsung dan SK Hynix Untuk Lawan Dominasi Nvidia

Dalam perjalanan intensif Altman di Seoul, dia mengunjungi pabrik manufaktur semikonduktor terbesar di dunia di Kampus Pyeongtaek Samsung. Dia juga bertemu dengan pemimpin SK Group dan Samsung Electronics untuk membahas masa depan kerjasama.
CEO OpenAI Jajaki Samsung dan SK Hynix Untuk Lawan Dominasi Nvidia

MILEZONE.ID – Kunjungan CEO OpenAI, Sam Altman, ke Seoul pekan lalu memicu banyak spekulasi. Altman sebagaimana dilaporkan Econotimes bertemu dengan eksekutif puncak dari Samsung Electronics dan SK Hynix, dua pembuat chip memori terbesar di dunia. Apakah OpenAI dan para pembuat chip Korea akan beraliansi untuk menghadapi Nvidia, pemimpin pasar terkuat dalam chip AI?

Menurut analis industri, bergabung dalam aliansi potensial dapat membantu Samsung dan SK meningkatkan posisi mereka dalam persaingan mendapatkan chip generasi berikutnya.

OpenAI ingin memimpin di era AI dengan menggabungkan kekuatan perangkat lunaknya dengan jaringan perangkat keras yang luas,” kata Profesor Lee Jong-hwan dari Universitas Sangmyung.

Kunjungan penting Altman ini terjadi setelah laporan bahwa OpenAI berencana membuat prosesor AI sendiri dan mengendalikan lebih banyak dari rantai pasokan. Saat ini, Nvidia menguasai lebih dari 90% pasokan.

Dengan meningkatnya permintaan akan teknologi AI, penjualan unit pemrosesan grafis juga meningkat. Ini membuat perusahaan-perusahaan besar, seperti OpenAI, menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan GPU Nvidia yang kuat namun mahal.

Altman secara teratur mengungkapkan kekhawatirannya tentang kekurangan chip. Sosok “Bapak ChatGPT” ini telah memulai diskusi dengan Samsung dan SK tentang produksi chip yang kompleks, mirip dengan pembicaraan dengan Intel dan TSMC Taiwan.

“Samsung dan SK Hynix adalah pemain terkemuka di pasar chip memori global. Mereka mungkin akan mengambil alih pengembangan dan produksi chip memori jika bergabung dengan aliansi AI yang diharapkan,” kata seorang pejabat industri yang tidak ingin disebutkan namanya.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah chip memori bandwidth tinggi, atau HBM, yang digunakan untuk memproses data dalam jumlah besar.

Dalam perjalanan intensif Altman di Seoul, dia mengunjungi pabrik manufaktur semikonduktor terbesar di dunia di Kampus Pyeongtaek Samsung. Dia juga bertemu dengan pemimpin SK Group dan Samsung Electronics untuk membahas masa depan kerjasama.

Spekulasi tentang kemitraan potensial ini menggugah minat, karena dapat mengubah dinamika dalam persaingan chip global dan menentang dominasi Nvidia.

Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *