Hardnews

Polisi Selidiki Dugaan Gudang Oli Palsu di Kalideres, Lokasi Disebut Sudah Tak Beroperasi

Jakarta,Milezone.id – Polsek Kalideres bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang beredar di media mengenai dugaan adanya gudang pengemasan oli palsu berbagai merek di kawasan Pergudangan Kamal Indah, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Meski hasil pengecekan awal menunjukkan lokasi tersebut sudah tidak beroperasi, polisi memastikan penyelidikan tetap berlanjut untuk mengungkap fakta sebenarnya.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengabaikan setiap informasi yang berpotensi merugikan masyarakat, termasuk dugaan praktik pemalsuan oli yang dapat berdampak pada konsumen maupun pelaku usaha resmi.

“Bahwa Polsek Kalideres menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di tengah masyarakat, termasuk informasi yang beredar melalui media terkait dugaan pengemasan oli palsu di wilayah Kalideres. Menyikapi informasi tersebut, kami langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengecekan lokasi, pengumpulan bahan keterangan, serta berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat,” ujar Kompol Rihold Sihotang saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).

Menurut Rihold, hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas di lapangan belum menemukan adanya aktivitas produksi maupun pengemasan oli di gudang yang dimaksud. Keterangan serupa juga diperoleh dari sejumlah warga dan pengurus lingkungan setempat.

“Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan warga, lokasi yang dimaksud diketahui sudah tidak beroperasi,” katanya.

Pengecekan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Kalideres yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Rachmad Wibowo bersama personel fungsi intelijen dan Bhabinkamtibmas setempat. Tim mendatangi lokasi untuk melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) serta wawancara dengan sejumlah pihak yang dianggap mengetahui kondisi gudang tersebut.

Dalam proses pendalaman, polisi meminta keterangan dari Ketua RT 02, Ketua RW 01, Wakil Ketua RT 02, hingga warga yang sehari-hari beraktivitas di sekitar kawasan pergudangan. Berdasarkan hasil wawancara, para saksi menyebut gudang tersebut telah lama tidak beroperasi dan tidak terlihat adanya kegiatan yang mengarah pada produksi maupun pengemasan oli.

Meski demikian, kepolisian belum menutup penyelidikan. Polisi masih melakukan pendalaman guna memastikan apakah informasi yang beredar memiliki dasar yang kuat atau tidak.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo menjelaskan bahwa pihaknya akan terus mengumpulkan data dan informasi tambahan guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pulbaket dan wawancara dengan sejumlah pihak yang mengetahui kondisi gudang dimaksud. Berdasarkan hasil keterangan Ketua RT, Ketua RW, warga sekitar, serta hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya aktivitas operasional pada lokasi tersebut,” ujar Rachmad.

Ia menegaskan bahwa proses penyelidikan tidak berhenti hanya pada hasil pengecekan awal. Tim Reskrim akan terus melakukan pendalaman untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aktivitas ilegal yang belum terdeteksi.

“Namun demikian, kami tidak berhenti sampai di situ. Tim Reskrim akan terus melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar. Apabila nantinya ditemukan adanya unsur tindak pidana, kami akan melakukan tindakan hukum secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kompol Rihold juga mengapresiasi peran masyarakat dan media yang aktif menyampaikan informasi kepada aparat penegak hukum. Menurutnya, sinergi antara warga, media, dan kepolisian sangat penting dalam upaya mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum yang dapat merugikan masyarakat luas.

Penyelidikan yang dilakukan Polsek Kalideres ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam merespons setiap informasi yang berkembang secara cepat, profesional, dan terukur. Langkah tersebut sekaligus sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah Jakarta Barat, khususnya Kecamatan Kalideres.(Khairul)

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *