Hardnews

LELSIMIL, Instrumen Penting Catin Siap jadi Keluarga Berkualitas Agar Tak Rentan Perceraian

Jakarta,Millezone.id – KEMENDUKBANGGA/BKKBN — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Dr. Wihaji, S.Ag., M.Pd. melakukan audiensi dengan Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar di Ruang Kerja Menteri Agama, Jakarta, Selasa (05/05/2026), guna memperkuat sinergi implementasi aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL) sebagai bagian dari pembinaan calon pengantin di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Wihaji menegaskan bahwa kesiapan keluarga harus dimulai sebelum pernikahan berlangsung. Melalui ELSIMIL, Kemendukbangga menghadirkan sistem pendampingan berbasis data yang memastikan calon pengantin siap secara kesehatan, mental, dan sosial sebagai langkah preventif mencegah stunting serta persoalan keluarga di masa depan.

“Kita ingin pernikahan tidak hanya sah secara administrasi dan agama, tetapi juga siap secara kualitas keluarga. ELSIMIL menjadi instrumen penting agar pasangan memasuki pernikahan dengan kesiapan yang utuh,” ujar Menteri Wihaji.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan dukungannya terhadap penguatan pembinaan pra-nikah melalui kolaborasi lintas kementerian. Menurutnya, tingginya angka perceraian berdampak langsung terhadap kondisi anak dan ketahanan keluarga, sehingga upaya pencegahan harus dilakukan sejak tahap awal pernikahan.

“Ketahanan keluarga tidak bisa dibangun setelah masalah muncul. Persiapan sebelum menikah menjadi kunci agar keluarga tetap harmonis dan anak terlindungi,” ungkap Menteri Agama.

Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam bersama Kemendukbangga akan memperkuat integrasi layanan pembinaan calon pengantin, termasuk penguatan pemanfaatan sertifikat ELSIMIL sebagai bagian dari proses pendampingan menuju keluarga sakinah yang sehat dan berkualitas.

Audiensi tersebut menghasilkan kesepahaman untuk menindaklanjuti kolaborasi melalui koordinasi teknis lintas kementerian dan lembaga terkait. Sinergi Kemendukbangga/BKKBN dan Kementerian Agama diharapkan mampu memperkuat kesiapan keluarga Indonesia sejak pra-nikah sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.(Emah BKKBN)

 

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *