Hardnews

Koordinasi dan Konsolidasi IPeKB Sulawesi Utara Perkuat Peran Penyuluh KB Dukung Program Prioritas di Lapangan

Sulawesi Utara,Milezone.id – Kegiatan Koordinasi dan Konsolidasi Organisasi IPeKB Indonesia Provinsi Sulawesi Utara berlangsung selama dua hari, 06–07 Mei 2026, bertempat di Kantor Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan organisasi sekaligus ruang konsolidasi bagi para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB) dalam menyatukan langkah guna mendukung pencapaian Program Bangga Kencana di tingkat lapangan.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, dr. Jeanny Yola Winokan, MAP. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan program prioritas Kemendukbangga sangat ditentukan oleh peran aktif penyuluh KB yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.

“Penyuluh KB adalah garda terdepan pelaksanaan program. Bapak dan Ibu hadir langsung di tengah keluarga, mendengar kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan program prioritas benar-benar dirasakan manfaatnya di lapangan,” ujar dr. Jeanny. Ia menambahkan bahwa penguatan kapasitas dan soliditas organisasi menjadi kunci agar penyuluh mampu menjalankan tugas secara optimal. “Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi oleh bagaimana penyuluh mampu menggerakkan perubahan nyata di masyarakat.”

Pada pembukaan kegiatan, laporan pelaksanaan disampaikan oleh Ketua DPD IPeKB Provinsi Sulawesi Utara, Olvia Lora Lolowan, S.Pd. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan pataka Pengurus DPD IPeKB Provinsi kepada DPC IPeKB Kabupaten/Kota sebagai simbol estafet tanggung jawab organisasi serta penguatan komitmen profesi penyuluh KB di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda strategis yang berfokus pada penguatan kapasitas organisasi dan teknis lapangan. Agenda tersebut meliputi Evaluasi Program IPeKB Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Program Tahun 2026 guna mendukung pencapaian target program Bangga Kencana secara lebih efektif dan terarah.

Selain itu, pada hari kedua kegiatan, peserta mendapatkan penguatan teknis dari Tim Kerja terkait target kinerja tahun 2026, termasuk pembahasan Pembuatan PAK Konvensional, Integrasi, dan Konversi yang didampingi oleh Direktorat Bina Lini Lapangan Kemendukbangga/BKKBN. Penguatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas penyuluh dalam menjalankan tugas dan pelaporan kinerja secara optimal di lapangan.

 

Melalui kegiatan koordinasi dan konsolidasi ini diharapkan lahir langkah nyata, sinergi yang semakin kuat, serta semangat baru bagi seluruh penyuluh KB di Sulawesi Utara. Penguatan organisasi IPeKB juga diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program prioritas secara lebih efektif, sehingga penyuluh tetap hadir sebagai penghubung utama antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan keluarga Indonesia di lapangan.(Ribka Humas BKKBN)

 

 

 

(

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *