Purwakarta, Jawa Barat (15/5),Milezone.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan sebagai salah satu program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Kegiatan sosialisasi MBG bersama mitra kerja kali ini digelar di Gedung Da’wah, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten Purwakarta, Rabu (13/5).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Puteri Anetta Komarudin, Mesak Paidjala, S.Sos., M.Si dari Universitas Dr. Soetomo, serta Yanti Likur, S.STP., M.Si dari KPPG Bogor. Ratusan peserta yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut juga cukup antusias menyambut kehadiran program MBG di daerahnya.
Dalam pemaparannya, Puteri Anetta Komarudin menegaskan bahwa Program MBG bukan hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM.
“Dalam implementasinya, beberapa persen anggaran program dialokasikan untuk penyerapan bahan baku yang berasal dari petani, nelayan, peternak, serta pelaku UMKM lokal. Kondisi ini menunjukkan bahwa Program MBG memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam memperkuat perekonomian lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha masyarakat,” ujar Puteri Anetta Komarudin.
Meski begitu, Puteri mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, terutama terkait standar kebersihan dan kualitas layanan di beberapa dapur MBG. Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional disebut telah melakukan evaluasi dan penghentian sementara terhadap sejumlah unit SPPG yang dinilai belum memenuhi standar.
“Kebijakan tersebut merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan program sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG. Permasalahan yang terjadi pada dasarnya bukan terletak pada substansi maupun tujuan program, melainkan pada aspek teknis pelaksanaan di lapangan yang masih memerlukan penguatan dan penyempurnaan,” tambahnya.
Program MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah yang disusun melalui proses panjang dan melibatkan banyak pemangku kepentingan. MBG dinilai memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Pemenuhan gizi yang baik bagi anak-anak diharapkan mampu meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, serta kualitas tumbuh kembang generasi muda.
Melalui sosialisasi ini, pemerintah bersama DPR RI berharap Program MBG dapat terus berjalan optimal dengan dukungan seluruh pihak, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(Red)






