Hardnews

Kepala Sekolah SMP Swasta Ditemukan Meninggal di Ruang Sekolah,Guru dan Siswa Gempar

Jakarta,Milezone.id – Sebuah sekolah swasta di kawasan Kali Baru, Cilincing, Jakarta Utara, mendadak gempar setelah kepala sekolahnya ditemukan tidak bernyawa di salah satu ruangan pada Senin pagi. Guru serta sejumlah siswa terlihat panik saat pertama kali mengetahui kejadian tersebut.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, korban tampak tergeletak di dekat pintu ruangan dalam kondisi tidak bergerak. Terlihat pula seutas tali di area tubuh korban. Namun, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyebab kematian kepala sekolah tersebut.

Pihak sekolah bersama penjaga lokasi kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Cilincing. Tak lama berselang, petugas kepolisian datang ke lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah olah TKP selesai, area ruangan dipasang garis polisi.

Ketua Yayasan Syarif Hidayatulloh, Yuntha Oktavian, membenarkan bahwa korban merupakan kepala sekolah SMP yang berada di bawah naungan yayasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian ini bersifat pribadi dan tidak berkaitan dengan kegiatan pembelajaran di sekolah.

“Kebetulan kami sampai di sini sekitar pukul 6. Ada penjaga sekolah yang menghampiri dan tiba-tiba sudah ada korban di tempat sekolah kami. Keluarga sudah mengikhlaskan dan memahami kondisinya. Jenazah akan dibawa ke keluarga untuk dimakamkan di Comal, Pemalang,” ujarnya.

Yuntha juga menegaskan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan seperti biasa, termasuk pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) yang sudah dijadwalkan. Ia meminta para orang tua siswa untuk tidak khawatir karena kegiatan belajar mengajar tidak terganggu oleh kejadian tersebut.

Sementara itu, pihak kepolisian Polsek Cilincing hingga saat ini masih melakukan pendalaman untuk mengungkap penyebab pasti kematian kepala sekolah tersebut.(Khairul).

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *