Hardnews

Pilar Saga: Pemkot Tangsel Dorong Program Entaskan Buta Al-Qur’an untuk Generasi Muda

Pemkot Tangsel Dorong Program Entaskan Buta Al-Qur'an untuk Generasi Muda

MILEZONE.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) berkomitmen menghadirkan berbagai program keagamaan.

Diantaranya yakni pengentasan buta Al-Qur’an, beasiswa Tahfidz Qur’an, serta memberikan insentif kepada guru ngaji.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan saat menghadiri The Power of Sholawat dari Tangsel untuk Indonesia, di Masjid Raya Al Kautsar, Villa Dago Pamulang, Minggu (30/7/2023).

“Pemkot Tangsel sedang mendorong program entaskan buta Al-Qur’an untuk generasi muda. Terus juga ada program 1.000 beasiswa untuk tahfidz penghafal Al-Qur’an dari tingkat SD hingga PTN,” jelas Pilar Saga.

Pemkot Tangsel Dorong Program Entaskan Buta Al-Qur'an untuk Generasi Muda
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan peran dan partisipasi guru ngaji yang ada di Tangsel dapat mendukung program Pemkot Tangsel khususnya di bidang keagamaan. (Foto: Istimewa/Pemkot Tangsel)

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, peran dan partisipasi guru ngaji yang ada di Tangsel ini dapat mendukung program Pemkot Tangsel khususnya di bidang keagamaan. Terutama, terang dia, yakni mendidik generasi yang mampu membaca kitab kuning.

“Ada sekitar 750 lebih guru ngaji dan majelis taklim kita berikan insentif, ini komitmen Pemkot untuk program keagamaan. Supaya guru ngaji terus semangat dalam mengajarkan anak-anak bisa baca kitab kuning,” tambah pria kelahiran Bandung, Jawa Barat (Jabar), 32 tahun silam itu.

Pilar Saga memberikan apresiasi terhadap kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid-Dewan Masjid Indonesia (BKMM-DMI) Tangsel.

Pemkot Tangsel Dorong Program Entaskan Buta Al-Qur'an untuk Generasi Muda
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengungkapkan ada sekitar 750 lebih guru ngaji dan majelis taklim yang diberikan insentif. (Foto: Istimewa/Pemkot Tangsel)

“Kegiatan ini mulia dalam mencari dan mempelajari ilmu agama,” imbuhnya.

“Ini juga merupakan kegiatan rutin setiap bulan yang dilakukan oleh BKMM-DMI Tangsel. Bagaimana masjid di Tangsel ini terus diramaikan dengan syariat Islam. Tangsel ini terus mengusung motto, bagaimana kota yang cerdas modern tapi tidak meninggalkan sikap religius,” tukas Pilar Saga.

Dia berharap kegiatan ini terus dikembangkan guna membangun Kota Tangerang Selatan yang religius, dan memiliki sumber daya manusia serta paham terhadap ilmu agama.

Show Comments (0)
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *