Teknologi

Kawasaki Produksi Drone, Pakai Mesin Ninja H2R

Kawasaki Produksi Drone, Pakai Mesin Ninja H2R

MILEZONE.ID – Kawasaki, nama yang identik dengan sepeda motor berkecepatan tinggi, melakukan lompatan besar ke masa depan dengan proyek K-Racer miliknya.

Dikenal dengan Kawasaki Ninja H2R, yang merupakan monster di jalanan, mereka kini menyalurkan keajaiban teknik ini ke angkasa. Demikian dilansir dari Gizmochina, Selasa (30/1/2024).

Produsen sepeda motor asal Jepang itu bakal mulai memproduksi pesawat tanpa awak (drone), yang dirancang khusus untuk pengiriman kargo, ditenagai mesin supercharged yang sama.

Diluncurkan pada 2021, K-Racer X1 merupakan terobosan pertama Kawasaki dalam bidang drone lepas landas dan mendarat vertikal tanpa awak (VTOL). Gagasan Kawasaki Heavy Industries, menggabungkan keahlian dari Kawasaki Motors dan Kawasaki Robotics.

Pendekatan interdisipliner ini bertujuan mendefinisikan kembali “Mobilitas dalam Waktu Dekat”, yang menunjukkan arah baru bagi perusahaan di tahun 2020-an.

Namun yang benar-benar menarik adalah misi K-Racer. Ini bukan hanya tentang terbang tinggi, tetapi ini tentang memecahkan masalah dunia nyata. Dengan kemampuannya mengangkut kargo, terutama di daerah yang sulit dijangkau seperti daerah pegunungan di Jepang, Kawasaki mengatasi mimpi buruk logistik.

Pendamping drone, robot pengiriman, memastikan pengiriman jarak jauh yang lancar, tepat di depan pintu.

Lompat ke Januari 2024, dan Kawasaki meluncurkan K-Racer X2. Versi yang ditingkatkan ini dapat membawa beban seberat 200 kilogram, suatu prestasi yang memecahkan rekor pesawat tak berawak di Jepang.

Kapasitas tersebut membuka kemungkinan baru dalam transportasi kargo, menjadikannya ideal untuk medan yang menantang dan situasi darurat seperti bencana alam.

Kawasaki melihat adanya celah di pasar dan peluang untuk berinovasi. Proyek K-Racer lebih dari sekedar pameran teknologi. Ini adalah solusi praktis untuk tantangan sehari-hari.

Bayangkan mengirimkan pasokan ke daerah-daerah terpencil atau membantu operasi penyelamatan, semuanya tanpa membahayakan nyawa manusia.

Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *