Hardnews

Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Benyamin Davnie: Momen Toleransi dan Kebersamaan

Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie: Momen yang Mengingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan

MILEZONE.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menghadiri Perayaan Natal 2023 bersama Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) se-Tangerang Selatan, di Gereja HKBP Ciputat, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Minggu (14/1/2024).

Perayaan yang berlangsung khidmat dan penuh suka cita ini mengusung tema yang sejalan dengan tema Natal Nasional Persatuan Gereja Indonesia (PGI), yakni “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi”.

Benyamin mengatakan Perayaan Natal merupakan momentum berbagi kasih dan sukacita bagi umat Kristiani.

“Natal adalah waktu untuk berbagi kasih dan sukacita serta mengingatkan kita semua betapa pentingnya hidup dalam damai dan harmoni di tengah keragaman budaya dan agama. Natal menjadi momen yang mengingatkan kita akan pentingnya toleransi dan kebersamaan,” ujar Benyamin dalam sambutannya di hadapan para pendeta dan jemaat yang hadir.

Lebih lanjut, dia menyebutkan, Perayaan Natal di Kota Tangerang Selatan merupakan inisitif yang menggambarkan kebhinekaan.

Benyamin menyaksikan masyarakat dari berbagai latar belakang agama dan etnis, berkumpul untuk saling mendukung dan menghargai perbedaan.

“Gereja-gereja di Tangerang Selatan telah memainkan peran dalam membangun masyarakat kita. Tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam hal pendidikan, kesehatan, dan pembangunan sosial lainnya,” sambungnya.

Pria kelahiran Pandeglang, 65 tahun silam itu, mengapresiasi inisiatif-inisiatif program pemberdayaan masyarakat dan bakti sosial di wilayah Tangerang Selatan.

Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie: Momen yang Mengingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menghadiri Perayaan Natal 2023 bersama Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) se-Tangerang Selatan, di Gereja HKBP Ciputat, Pamulang, Tangerang Selatan, pada Minggu (14/1/2024). (Foto: MILEZONE.ID)

Dia menilai hal tersebut menunjukkan betapa pentingnya kontribusi dan kerja sama gereja dalam memajukan masyarakat Tangerang Selatan.

“Saya berharap kerja sama Pemerintah Kota dan gereja-gereja akan terus berkembang, membawa lebih banyak manfaat bagi masyarakat kita. Melihat ke depan saya memiliki harapan besar untuk Kota Tangerang Selatan yang kita cintai ini,” ucapnya.

“Semoga damai yang kita harapkan dalam Perayaan Natal ini akan membawa kebahagiaan, kedamaian, dan kemajuan bagi semua, khususnya masyarakat Kota Tangerang Selatan,” cetus Benyamin.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal, St. drg. Dahlia Nadeak mengatakan, Perayaan Natal ini menunjukan gereja-gereja di Kota Tangerang Selatan juga turut berpartisipasi dan berperan aktif dalam membangunan kota demi kesejahteraan, kedamaian, dan peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami mengkolaborasikan ini menjadi suatu event dan kami siap untuk membantu bangsa dan negara, terutama Kota Tangerang Selatan agar lebih maju,” jelas Dahlia.

Dia berpesan kepada seluruh jemaat yang ada di Kota Tangerang Selatan khususnya anggota PGIS agar bersatu padu membangun kemitraan yang baik dengan pemerintah sehingga kedamaian kota bisa tercipta.

“Harapan kami ke depan gereja-gereja di Tangerang Selatan semakin eksis bermitra dengan Pemerintah Kota dan ini sebenarnya sudah terwujud dengan Perayaan Natal malam ini. Tapi kami juga menginginkan keberlanjutan event ini ke depannya,” ungkap Dahlia.

Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie: Momen yang Mengingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan
Dr. Suhara Manullang, M.Kes., mengapresiasi kehadiran Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie dalam Perayaan Natal PGIS Tangsel ini. (Foto: MILEZONE.ID)

Sedangkan tokoh Kristiani Kota Tangerang Selatan, Dr. Suhara Manullang, M.Kes., berharap Perayaan Natal ini dapat semakin menguatkan rasa persatuan, kerukunan dan keharmonisan, sehingga pembangunan di Tangerang Selatan dapat berjalan dengan baik.

“Kita bersyukur Tangerang Selatan punya motto ‘Cerdas, Modern, Religius’, ini memiliki makna kesatuan. Perbedaan sebagai sesuatu yang alamiah, sehinga dengan persatuan, kerukunan serta keharmonisan, maka pembangunan di Tangerang Selatan dapat berjalan secara baik,” kata Dr. Suhara.

Dia juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam Perayaan Natal ini sebagai wujud kehadiran negara dalam mengayomi seluruh agama yang diakui di Tanah Air.

“Kehadiran Pak Wali Kota pada Perayaan Natal ini sebagai bukti kehadiran negara dalam mengayomi seluruh agama. Para pendeta juga bisa menyampaikan keluhan yang dirasakannya langsung kepada Pak Wali Kota. Semoga kedepan kerukunan ini bisa terus tercipta,” lanjut pria yang juga menjabat Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan.

Dia berharap agar kasih dan damai Natal dapat selalu hidup dalam setiap relung hati sanubari umat Kristiani, serta dapat saling menghargai perbedaan dan menghormati sesama umat lainnya.

“Damai itu bukan berarti tidak ada perbedaan, dan perbedaan itu seharusnya bisa menyatukan kita semua. Seluruh agama memiliki nilai yang sama, sehingga toleransi dalam kehidupan sehari-hari menjadi sangat penting. Itulah makna yang ingin disampaikan dalam Perayaan Natal hari ini,” tukas Dr. Suhara.

Hadiri Perayaan Natal PGIS Tangsel, Wali Kota Benyamin Davnie: Momen yang Mengingatkan Pentingnya Toleransi dan Kebersamaan
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie didaulat bernyanyi dengan membawakan dua buah lagu, diantaranya lagu Batak berjudul “Sai Anju Ma Au”. (Foto: MILEZONE.ID)

Rangkaian Perayaan Natal PGIS Tangsel yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita diawali dengan prosesi ibadah yang dipimpin Pendeta (Pdt) Joshua Tampubolon, S.Th.

Disambung dengan nyanyian lagu-lagu pujian, pembacaan liturgi dari ayat-ayat Alkitab hingga menghadirkan nuansa nan syahdu.

Momen spesial yang terasa sangat khidmat dan kudus terjadi saat penyalaan lilin dan diberikan kepada penerima terang.

Diantaranya St. drg. Dahlia Nadeak, St. Immen Saragih, Pdt. Novita Rismayanti, Pdt. Rahmat, S.Th., Pdt. Charles Marulam Gultom, Pdt. Rudy Aryanto, M.Th., Pdt. Sura Purba Saputra, M.Th, dengan diiring lagu “Holy Night”.

Cahaya dari lilin yang dipegang seluruh jemaat juga menciptakan suasana temaram di dalam ruangan saat lampu dimatikan.

Jemaat juga merasakan kesyahduan yang begitu mendalam setelah menerima amanat pengutusan dan berkat tersebut.

Acara dilanjutkan dengan Doa Syafaat oleh Pdt. Haposan Lumbangaol, M.Th., sedangkan khotbah disampaikan Pdt. Mangandar Sinaga, M.Th, dan diakhiri dengan doa penutup.

Kemeriahan semakin memuncak saat Wali Kota Benyamin didaulat untuk bernyanyi dengan membawakan dua buah lagu, diantaranya lagu Batak berjudul “Sai Anju Ma Au”.

Show Comments (0)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *