Jakarta,Milezone.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi melantik 11 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dua di antaranya merupakan pejabat yang bertugas di Kota Administrasi Jakarta Utara, yakni Fredy Setiawan sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara dan Iyan Sofyan Hadi sebagai Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Utara. Pelantikan berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 1118 Tahun 2025 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian dalam dan dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Adapun 11 pejabat yang dilantik, yakni:
1. Iin Mutmainah sebagai Wali Kota Administrasi Jakarta Barat
2. Premi Lasari sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta
3. Dian Airlangga sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta
4. Dwi Oktavia Handayani sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk DKI Jakarta
5. Fredy Setiawan sebagai Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara
6. Hari Nugroho sebagai Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda DKI Jakarta
7. Chaidir sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Transportasi
8. Siti Hannah sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Budaya
9. Iyan Sofyan Hadi sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara
10. Safitri Handayana sebagai Wakil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta
11. Purwadi sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Tarakan
Setelah pembacaan surat keputusan, acara dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Pramono Anung. Para pejabat yang dilantik menyatakan sumpah menurut agama Islam.
Dalam sumpahnya, para pejabat berjanji setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya, menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja penuh tanggung jawab, serta menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Dalam sambutannya, Pramono menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus ujian yang harus dijalankan dengan integritas, dedikasi, dan profesionalisme.
“Saya mengucapkan selamat kepada 11 pejabat yang baru saja dilantik. Jabatan ini adalah tanggung jawab besar. Saya berharap integritas, dedikasi, loyalitas, dan kesungguhan Saudara-saudara benar-benar diwujudkan dalam kerja sehari-hari,” ujar Pramono.
Pramono juga mengungkapkan bahwa selama masa pemerintahannya bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, telah dilantik 62 pejabat pimpinan pratama, sekitar 2.700 pejabat eselon III dan IV, serta Sekretaris Daerah. Seluruh proses tersebut dilakukan dengan mengedepankan sistem merit dan meritokrasi.
“Bahkan mungkin di antara Saudara yang dilantik hari ini belum pernah bertemu atau bersalaman dengan saya. Tetapi yang menjadi dasar adalah prestasi dan capaian kinerja,” katanya.
Ia turut menyoroti pelantikan Iin Mutmainah sebagai Wali Kota Jakarta Barat yang menandai kembalinya perempuan menduduki posisi wali kota di Jakarta, setelah terakhir kali pada 1 April 2008.
“Komposisi hari ini lima perempuan dan enam laki-laki. Ini cermin bahwa di Jakarta, kesempatan memimpin terbuka luas tanpa melihat gender, termasuk untuk jabatan-jabatan strategis,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Pramono mengingatkan seluruh pejabat yang dilantik untuk bersiap menghadapi berbagai tantangan ke depan, termasuk potensi cuaca ekstrem menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
“Kemungkinan akan ada curah hujan tinggi, permukaan air naik, hingga angin beliung. Namun apa pun kondisinya, itu tidak boleh menjadi alasan. Kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya,”Tutupnya.(Khairul).






